Menulis bukan sekadar menuangkan kata-kata di atas kertas atau layar, melainkan sebuah proses melatih pikiran, merapikan gagasan, serta meninggalkan jejak bagi dunia. Banyak orang merasa ragu untuk memulai menulis karena khawatir tulisannya tidak bagus, salah, atau tidak dibaca orang lain. Padahal, kekuatan menulis justru tumbuh dari keberanian untuk memulai dan konsistensi untuk terus berlatih.
Menulis memberi kesempatan bagi kita untuk berbicara tanpa batas waktu. Kata-kata yang ditulis hari ini bisa menginspirasi orang lain bertahun-tahun kemudian. Dengan menulis, kita belajar memahami diri sendiri, mengasah imajinasi, serta memperluas wawasan. Setiap kalimat yang terangkai adalah bukti bahwa kita berani mengubah pikiran menjadi karya.
Motivasi terbesar dalam menulis bukanlah seberapa banyak orang yang membaca, melainkan seberapa dalam tulisan itu mengubah diri kita sendiri. Saat menulis, kita sedang melatih kesabaran, konsistensi, dan ketekunan. Seperti halnya berlari, menulis juga membutuhkan langkah awal. Semakin sering kita berlatih, semakin terampil pula kita menyampaikan gagasan dengan jernih.
Jangan takut tulisanmu sederhana, karena setiap karya memiliki pembacanya sendiri. Ingatlah, penulis besar pun pernah menjadi pemula yang penuh keraguan. Bedanya, mereka tidak berhenti menulis.
Maka, mulailah sekarang. Tulis apa yang kamu pikirkan, apa yang kamu rasakan, dan apa yang kamu impikan. Jadikan tulisanmu sebagai cermin perjalanan hidup dan hadiah bagi masa depan. Menulis adalah cara kita meninggalkan jejak yang abadi.


